Kedua peserta Surabaya Marathon yang meninggal mengikuti kategori 10 K.
Kedua peserta yang meninggal itu adalah Husnun Nadhor Djuraid , warga Kota Malang, Jawa Timur, dan Oentong P Setiono , warga Kelapa Gading, Jakarta.
Sementara itu, putri almarhum Husnun, Amalia Kautsariah mengaku korban meninggal saat berlari dengan jarak sejauh 8 kilometer.Menurut Amaliah, korban yang merupakan Komisaris Malang Post dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Surya itu, diketahui memang memiliki riwayat penyakit jantung. Ia menyampaikan, tahun lalu korban pernah dirawat di rumah sakit dan didiagnosa sakit jantung setelah bermain tenis. Namun, setelah kondisinya pulih, korban kembali ikut ajang lomba Marathon.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini Jalan yang Ditutup Selama Ajang Surabaya Marathon 2019Dishub dan Satlantas Polrestabes Surabaya akan melakukan rekayasa lalu lintas selama ajang Surabaya Marathon 2019. Ini rekayasa lalu lintasnya.
Baca lebih lajut »
Pendiri Malang Post Meninggal Dunia Saat Ikut Surabaya MarathonJurnalis senior yang juga pendiri Harian Malang Post, Husnun N. Djuraid (60) meninggal dunia saat mengikuti Surabaya Marathon 2019, pada Minggu (4/8/2019).
Baca lebih lajut »
Ribuan Pelari Dalam dan Luar Negeri Ikuti Surabaya Marathon 2019Ribuan pelari dari dalam dan luar negeri berlomba menjadi yang tercepat di ajang Surabaya Marathon 2019. 6.005 Peserta ini dilepas Wali Kota Risma.
Baca lebih lajut »
Ahok Disebut Masuk Bursa Cawalkot Surabaya, Ini Kata DjarotDjarot menilai karir politik Ahok belum habis.
Baca lebih lajut »
Dampak Gempa M 6,9 Banten, Mensos: 3 Meninggal hingga Siang IniMenteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ada tiga orang yang tewas akibat gempa bermagnitudo 6,9 yang terjadi di Banten. gempa korbangempa
Baca lebih lajut »