Peserta yang nonaktif dan tunggak iuran membebani keuangan BPJS Kesehatan. Kemauan membayar peserta seringkali jadi penentu menunggak atau tidak.
- Dewan Jaminan Sosial Nasional menyatakan, ada 52,3 juta peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat yang berstatus tidak aktif.
"Survei tersebut dilakukan Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan Universitas Gadjah Mada terhadap 4.059 peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah kelas 1, 2, dan 3, di 15 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi Indonesia," kata Agustian seperti dikutip dariFaktor lainnya adalah responden pernah mengakses layanan kesehatan, mempunyai anggota keluarga dengan penyakit katastropik, puas terhadap layanan kesehatan, hingga menghindari risiko sakit.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BPJS Kesehatan: Kepatuhan iuran dipengaruhi faktor kemauan membayarBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melaporkan faktor kemauan membayar menjadi salah satu penentu yang mempengaruhi kepatuhan peserta membayar ...
Baca lebih lajut »
Sebanyak 52,3 Juta Peserta JKN-KIS Tidak AktifJumlah peserta nonaktif dan yang menunggak dalam program JKN-KIS cukup besar. Solusi yang tepat dibutuhkan agar keberlanjutan program terjaga.
Baca lebih lajut »
Hoaks! Poster rekrutmen BPJS Kesehatan 2023Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah postingan di TikTok menampilkan poster rekrutmen BPJS Kesehatan 2023. Dalam poster tersebut terdapat informasi posisi, ...
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Sebut Program JKN Disambut Baik Suku BaduiBPJS Kesehatan secara bertahap akan akan mendaftarkan masyarakat Suku Badui ke dalam Program JKN. Simak selengkapnya.
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Raih Lima Penghargaan Bergengsi dalam The Best Contact Center Indonesia 2023Kesuksesan ini diharapkan menjadi pendorong bagi BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.
Baca lebih lajut »
DJSN nilai kinerja BPJS Kesehatan secara umum sudah baikKetua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Agus Suprapto menilai kinerja Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara umum sudah ...
Baca lebih lajut »