Mardiono mengatakan usulan-usulan nama capres dari PPP masih dalam proses.
Jika DPP PPP menyetujui usulan nama capres tersebut, maka DPP PPP akan membawanya untuk dibahas bersama partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu , yaitu Partai Golkar dan Partai PAN.Namun, dia belum bisa memastikan sampai kapan proses pembahasan capres akan dilakukan. Mardiono mengatakan PPP berhati-hati dalam memilih capres yang bakal diusung.
“Saya belum bisa pastikan, berproses di partai politik , dan kami harus berhati-hati, dan harus mencermati dinamika yang berkembang di tengah masyarakat kita karena sekali lagi ini adalah untuk membangun bangsa dan negara,” kata dia.Menurut Mardiono, partai politik bertanggung jawab untuk melahirkan tokoh pemimpin bangsa yang mumpuni.
Dia mengatakan sejumlah tokoh pemimpin yang mumpuni nantinya akan ditawarkan KIB kepada masyarakat untuk dipilih dalam Pemilu. “Ini tidak mudah karena kita sedang memilih tokoh bangsa untuk melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional kita untuk melanjutkan estafet kepemimpinan untuk membangun bangsa ini. Tentu parpol berkewajiban untuk cermat dan berhati-hati,” kata dia.Mardiono menyebutkan terdapat kemungkinan ada beberapa partai lainnya yang akan turut bergabung dengan KIB. Namun, dia saat ini masih enggan memberitahukan nama partai-partai tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini 23 November 2022: Waspada Potensi Hujan Ringan - Pikiran-Rakyat.comWilayah Bandung diperkirakan cerah berawan pada pagi hari, berikut prakiraan cuaca untuk wilayah Bandung hari ini.
Baca lebih lajut »
PPP: Penentuan Capres di KIB Masih BerlangsungMenurut Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono, tidak lama lagi koalisi yang beranggotakan PPP, PAN dan Golkar segera mengumumkan sosok yang diusung sebagai calon presiden.
Baca lebih lajut »
Manchester United dan Cristiano Ronaldo Sepakat Cerai!Cristiano Ronaldo mencapai kesepakatan dengan Manchester United (MU) untuk bercerai.
Baca lebih lajut »
Buruh dan Pengusaha Belum Sepakat soal Kenaikan Upah MinimumKalangan buruh, pengusaha, dan pemerintah daerah belum sepakat soal angka kenaikan upah minimum tahun 2023. Di DKI Jakarta, misalnya, sejumlah unsur dewan pengupahan mengusulkan besaran yang berbeda-beda. Ekonomi AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Dewa United dan Nikholas Mahesa sepakat akhiri kerja samaDewa United Surabaya dan Nikholas Mahesa sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah membela klub tersebut sejak musim 2020. Turnamen pramusim IBL ...
Baca lebih lajut »
Rapat Bahas UMP DKI 2023, Dewan Pengupahan Tak Temukan Kata SepakatSidang kedua Dewan Pengupahan soal penetapan upah minimum provinsi atau UMP DKI Jakarta 2023 tidak menemukan kesepahaman dari tripartit.
Baca lebih lajut »