Sebanyak 1.010 unit bangunan rusak akibat kerusuhan di Wamena.
TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menyebut sebanyak 1.010 unit rumah, kantor, dan kendaraan yang dibakar maupun dirusak saat kerusuhan di Wamena pada 23 September 2019.Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan jumlah itu sudah termasuk kios serta ruko milik penduduk. 'Perumahan, kios, ruko dan kantor pemerintah itu sekitar 787 unit,' kata Jhon pada Ahad, 6 Oktober 2019.
Sementara itu, Jhon mengatakan ada 122 unit mobil dan 101 unit sepeda motor yang rusak.Bupati mengatakan sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait pembangunan ulang kantor dan rumah yang terbakar atau rusak.Mantan Wakil Bupati Jayawijaya dua periode ini memastikan sudah menyampaikan data kerusakan kepada pemerintah pusat. 'Staf ahli sudah mengatakan ke Presiden, Gubernur dan kementerian terkait. Semua pelaporan sudah kami kirim,' katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
UPDATE Rusuh Wamena - Kapolda Papua: Jangan Tinggalkan Wamena, Jangan Takut, TNI-Polri Selalu Ada - Tribunnewswiki.comKapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta warga tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali.
Baca lebih lajut »
1.010 Rumah, Kantor, Kendaraan Dibakar atau Rusak di WamenaPemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk pemulihan.
Baca lebih lajut »
Warga Wamena Mulai Tinggalkan PengungsianPemerintah menjamin keamanan masyarakat di Wamena.
Baca lebih lajut »
Dari kopi turun ke hati, di Wamena cinta Pace dan Teteh bersemiDi antara wajah-wajah berkulit putih, berambut lurus warga Paguyuban Sunda di Wamena, Kantius Wenda (28) tampak mencolok dengan kulit gelap dan rambut ...
Baca lebih lajut »
Baznas Kirim Bantuan untuk Pengungsi di Wamena, Baznas Mimika mengirim lagi 2,3 ton bantuan sosial ke Wamena.
Baca lebih lajut »