Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dibentuk untuk menghentikan kecurangan ekspor komoditas yang merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. DSI, yang dipimpin mantan petinggi Vale Indonesia, sempat mengguncang IHSG sebelum resmi diluncurkan pemerintah. Sorotan utama di bursa maupun ring satu pemerintahan, DSI dibentuk sebagai 'kepanjangan tangan' super-power dari pemerintah untuk mengambil alih kendali ekspor komoditas paling strategis di Indonesia.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusanta ra . . DSI dibentuk untuk menghentikan kecurangan ekspor komoditas yang merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. Dipimpin mantan petinggi Vale Indonesia, DSI sempat mengguncang IHSG sebelum resmi diluncurkan pemerintah.
Sumberdaya Indonesia pada 20 Mei 2026 langsung menjadi sorotan utama di bursa maupun ring satu pemerintahan. Bukan sekadar anak perusahaan biasa, DSI dibentuk sebagai"kepanjangan tangan" super-power dari pemerintah untuk mengambil alih kendali ekspor komoditas paling strategis di Indonesia.1. Mengguncang Bursa Saham Sebelum Resmi Diumumkan Kekuatan DSI sudah terasa bahkan sebelum entitas ini resmi diluncurkan. Hanya dari rumor pembentukannya saja yang beredar di kalangan pelaku pasar, Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 3,46% ke level 6.370,68 pada Selasa .
Investor melakukan aksi jual massal karena menyadari besarnya intervensi yang akan dilakukan badan ini terhadap pasar komoditas. Selama 34 Tahun DSI lahir bukan tanpa alasan. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa badan ini adalah senjata utama pemerintah untuk menghentikan praktik nakal eksportir yang sudah berlangsung selama 34 tahun. Berdasarkan data PBB, praktik culas ini telah membuat Indonesia kehilangan potensi penerimaan negara hingga USD908 miliar, atau setara dengan Rp15.400 triliun!3.
Dinakhodai oleh Para Veteran Korporasi Raksasa Untuk menjalankan misi raksasa, DSI tidak dipimpin oleh nama sembarangan. Dokumen Kemenkumham mencatat posisi Direktur DSI diduduki oleh Luke Thomas Mahony, seorang profesional kawakan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di perusahaan tambangDi kursi Komisaris, ada Harold Jonathan Dharma TJ, mantan Direktur PT Mandiri Sekuritas. Secara administratif , DSI terdaftar sebagai perseroan swasta nasional.
Sahamnya dikuasai oleh PT Danantara Investment Management dan PT Danantara Mitra Sinergi . Namun, manajemen Danantara menegaskan DSI berstatus resmi sebagai BUMN karena ada 1% saham krusial yang dimiliki langsung oleh BP BUMN.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusanta Mengguncang Bursa Saham Dibentuk Untuk Menghentikan Kecurangan Ekspor Dibentuk Sebagai 'Kepanjangan Tangan' Super-Po Mengambil Alih Kendali Ekspor Komoditas Paling
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
API-IMA Respons Wacana Badan Khusus Ekspor Komoditas Strategis, Wanti-wanti Pemerintah soal Iklim InvestasiAPI-IMA ingatkan tata kelola ekspor minerba harus jaga iklim investasi dan keberlangsungan kontrak agar sektor tambang tetap menarik di Indonesia. Ini terkait badan khusus ekspor komoditas strategis.
Read more »
Anak Usaha Baru Danantara Muncul usai Prabowo Umumkan Ekspor Satu Pintu SDABadan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi membentuk anak usaha baru bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia.Pembentukan perusahaan tersebut tertuang dalam
Read more »
Danantara jelaskan alasan pilih bentuk BUMN baru khusus eksporBadan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengungkapkan alasan memilih membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai Badan Usaha Milik Negara ...
Read more »
Danantara sebut DSI jadi pembeli komoditas strategis pada tahap IIBadan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) bakal berperan menjadi pembeli komoditas strategis pada tahap II ...
Read more »



