Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Arif Rahman, menerima audiensi Grenpace bersama pengurus pusat Duta Petani Milenial/Andalan Kementerian Pertanian
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Arif Rahman , Foto: Dokumen pribadi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, Arif Rahman , menerima audiensi Grenpace bersama pengurus pusat Duta Petani Milenial/Andalan Kementerian Pertanian RI guna membahas penguatan ketahanan pangan dan pengembangan hilirisasi sektor perkebunan nasional.
Titiek Soeharto Dapat Surprise Ultah ke-67 dari DPR dan Mitra Kerja Dalam audiensi itu, Arif Rahman bersama Direktur Utama Grenpace, Heru Saoping, membahas berbagai strategi pengembangan komoditas unggulan perkebunan, seperti kelapa, lada, kakao, kopi, hingga komoditas potensial lainnya yang dinilai mampu menopang swasembada pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Hari ini menerima audiensi bersama Grenpace serta pengurus pusat Duta Petani Milenial/Andalan Kementerian Pertanian RI untuk membahas penguatan swasembada dan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Arif kepada wartawan, Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Grenpace memaparkan sejumlah gagasan pengembangan sektor perkebunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi pembibitan modern, serta hilirisasi berbasis potensi daerah. Salah satu perhatian utama dalam diskusi itu adalah pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten.
Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui pendekatan berbasis kearifan lokal yang dipadukan dengan teknologi modern guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil perkebunan.
“Diskusi ini menyoroti pengembangan sektor perkebunan seperti kelapa, lada, kakao, kopi, dan komoditas lainnya, khususnya potensi besar kelapa di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Melalui pendekatan teknologi pembibitan modern, pendidikan SDM, serta hilirisasi berbasis potensi lokal, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Arif. Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila itu menegaskan, keberhasilan program hilirisasi dan penguatan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan secara parsial.
Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, petani muda, dunia usaha, dan masyarakat agar sektor pertanian mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah maupun nasional.
“Sinergi antara pemerintah, petani muda, dan berbagai elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk menghadirkan pembangunan pertanian yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing bagi Banten serta Indonesia,” pungkasnya.
Grenpace Arif Rahman Swasembada Pangan
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Menteri UMKM Geram Komisi TikTok Shop Naik 2 Kali, Sebut Abuse MarketMenteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid bahas kenaikan biaya e-commerce.
Read more »
Prabowo Rapat 2 Jam, Bahas BUMN Khusus Ekspor & DHEPresiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri, bahas BUMN Khusui Ekspor dan DHE
Read more »
Timwas Haji DPR: Presiden dan DPR Tekan Biaya Haji, Oknum Diduga Malah Pungli JemaahTim Pengawas Haji DPR menyesalkan adanya dugaan praktik pungutan liar terhadap jemaah haji asal Indonesia yang diduga dilakukan oleh oknum KBIHU
Read more »
AVISI dan KOMDIGI Perketat Perburuan Situs Pembajak Konten di IndonesiaKomdigi bahas penanganan kasus pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) konten negatif di website maupun media sosial.
Read more »



